SIGANA
SIGANA adalah sistem pelaporan dan penanganan insiden warga berbasis peta untuk Kota Samarinda. Siapa pun bisa melaporkan kecelakaan, banjir, kebakaran, kemacetan, atau kejadian darurat lain langsung dari ponsel — lengkap dengan titik lokasi, foto, dan status penanganannya.
1. Apa itu SIGANA?
SIGANA adalah sistem teknologi yang tidak terkait dengan pemerintah dan murni dikembangkan dengan Artificial Intelligence (AI), dan tidak terikat serta tidak mencampuri pihak manapun.
Selama ini laporan warga sering tersebar di grup chat, tidak terverifikasi, dan sulit diketahui lokasinya secara pasti. SIGANA hadir sebagai jembatan independen: laporan masuk, terlihat semua orang, ditangani petugas, dan dipantau sampai selesai — tanpa kepentingan politik maupun komersial di belakangnya.
2. Cara Kerja
3. Fitur Utama
4. Mengapa Hanya Wilayah Samarinda?
SIGANA dirancang untuk Kota Samarinda, sehingga laporan hanya diterima dari dalam batas wilayah administratif kota — garis merah putus-putus di peta. Alasan utamanya:
- Respons yang realistis. Bantuan hanya bisa menjangkau area yang menjadi tanggung jawab layanan kota.
- Data yang bersih. Peta tetap relevan untuk warga Samarinda, tanpa laporan dari daerah lain.
- Kolaborasi dengan instansi. Batas wilayah mengikuti pembagian administratif resmi, memudahkan koordinasi lintas instansi.
5. Untuk Siapa SIGANA?
| Pengguna | Manfaat |
|---|---|
| Warga Samarinda | Melaporkan insiden dengan cepat dan memantau apakah sudah ditangani. |
| Petugas ambulans & pemadam | Melihat laporan terbaru, menandai status penanganan, dan mengaktifkan pelacakan lokasi saat bertugas. |
| Admin / pengelola | Memverifikasi petugas, menghapus laporan palsu, dan memantau statistik kejadian. |
6. Cara Menjadi Petugas
Akun petugas tidak dibuat sendiri, melainkan diverifikasi admin agar laporan tetap dapat dipercaya:
- Buka peta, tekan Login Petugas, lalu pilih Daftar sebagai Petugas.
- Isi nama, kontak aktif (WhatsApp atau Telegram), dan peran yang diminta: ambulans, pemadam, atau admin.
- Admin meninjau pengajuan dan membuatkan username serta password, kemudian menyampaikannya melalui kontak yang Anda berikan.
- Setelah masuk, akun dapat mengubah status laporan, menghapus laporan palsu, dan mengaktifkan pelacakan tugas.
7. Privasi & Data
Kami berusaha mengumpulkan data seminimal mungkin dan hanya untuk keperluan penanganan insiden:
| Data | Penggunaan |
|---|---|
| Titik lokasi insiden | Menampilkan kejadian di peta agar bisa dilihat dan ditangani. |
| Foto kejadian | Bukti visual jenis dan tingkat keparahan insiden. |
| Plat nomor kendaraan | Khusus laporan kecelakaan, sebagai identitas kendaraan yang terlibat. |
| Lokasi petugas saat bertugas | Hanya aktif saat petugas menyalakannya sendiri, dan berhenti begitu dimatikan. |
8. Pengelola & Kontak
SIGANA dikembangkan dan dikelola oleh [nama instansi/pengelola] untuk mendukung keselamatan warga Kota Samarinda.
| Keperangan | Tujuan |
|---|---|
| Laporan darurat nyata | Hubungi [nomor darurat] — jangan mengandalkan peta sebagai satu-satunya jalur permintaan bantuan. |
| Pertanyaan & masukan | [email / WhatsApp pengelola] |
| Pengajuan akun petugas | Melalui tombol Daftar sebagai Petugas di peta. |
| Laporan palsu / penyalahgunaan | [kontak pengaduan] |
9. Sumber Data & Lisensi
SIGANA berdiri di atas data dan perangkat lunak terbuka:
- Peta & batas wilayah: © kontributor OpenStreetMap, lisensi ODbL.
- Pustaka peta interaktif: Leaflet, lisensi BSD-2-Clause.
- Batas administratif Kota Samarinda: data batas wilayah OpenStreetMap, digunakan untuk memvalidasi lokasi laporan.
Atribusi ini wajib ditampilkan sebagai bentuk penghormatan atas kerja komunitas pemetaan sukarela yang memetakan Samarinda hingga tingkat gang.
10. Catatan & Rencana Pengembangan
- Nomor darurat resmi dan kanal pengaduan masih perlu dilengkapi oleh pengelola.
- Rencana ke depan: notifikasi ke petugas jaga, riwayat penanganan per kecamatan, dan integrasi dengan instansi terkait.
- Versi saat ini: 1.0 — fokus pada pelaporan warga, verifikasi petugas, dan pemantauan penanganan.